Informasi Adanya Pemungutan Suara Ulang di Surabaya

Pemungutan Suara Ulang di Surabaya – Sepuluh TPS di Kota Surabaya, Jawa Timur, melaksanakan pemungutan suara ulang atau PSU, Sabtu (24/2/2024). PSU di laksanakan untuk memenuhi aspek keadilan bagi warga negara yang ingin menggunakan hak pilihnya. PSU tidak mempengaruhi hasil sementara penghitungan suara pemilu yang sedang berlangsung.

PSU yang di peruntukkan hanya untuk pemilihan calon anggota DPRD Kota Surabaya ini berlangsung di TPS 20 Asemrowo, TPS 06 Balongsari, TPS 02 Manukan Kulon, serta TPS 02, 15, dan 35 Dukuh Pakis. PSU seluruh surat suara atau pemilu calon presiden dan wakil presiden, DPD, DPR, DPRD Jawa Timur, dan DPRD Kota Surabaya berlangsung di TPS 12 Banjarsugihan, TPS 02 Ketintang, TPS 21 Menanggal, dan TPS 27 Simolawang.

Berdasarkan pantauan Sabtu sore, PSU berjalan lancar. Namun jumlah pemilihnya berbeda-beda. Ada yang tinggi dan ada pula yang rendah. Di TPS 12 Banjarsugihan, dari 279 orang Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 200 orang datang dan menggunakan haknya di PSU. Di TPS 35 Dukuh Pakis, dari 294 orang DPT, kehadirannya berkisar 50 persen.

Di TPS 12 Banjarsugihan, berdasarkan hasil penghitungan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (nomor urut 2) unggul dengan 149 suara sah. Selanjutnya Ganjar Pranowo-Mohammad Mahfud MD (nomor urut 3) meraih 33 suara sah. Anies Rasyid Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar (nomor urut 1) memperoleh 13 suara sah. Ada 4 suara tidak sah.

“PSU tetap di laksanakan atas rekomendasi Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu),” kata Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi.

Rekomendasi tersebut terjadi karena adanya suara campur aduk di daerah pemilihan DPRD Kota Surabaya. Selain itu, ada juga pemilih yang tidak masuk dalam DPT, namun ternyata memberikan hak pilihnya di TPS.

Lanjut Nur Syamsi, dengan tetap menerapkan PSU, KPU telah memenuhi rekomendasi sekaligus memastikan pemilih dapat menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya dan seutuhnya. Sementara penghitungan suara pemilu sedang berlangsung. “Pelaksanaan PSU lebih pada pemenuhan hak pemilih untuk memberikan suaranya,” ujarnya.

Berdasarkan laman resmi https://pemilu2024.kpu.go.id/ saat pemantauan, Sabtu pukul 17.00, data calon presiden dan wakil presiden masuk dari 5.724 TPS atau 70,1 persen dari 8.167 TPS di Surabaya. ibu kota Jawa Timur. Prabowo-Gibran saat ini unggul dengan 412.886 suara sah (59,5 persen). Berikutnya Ganjar-Mahfud dengan 160.301 suara sah (23,1 persen). Berikutnya Anies-Muhaimin dengan 120.608 suara sah (17,4 persen).

Halaman ini juga menampilkan penghitungan suara partai politik dan calon legislatif DPD, DPR, DPRD Jawa Timur, dan DPRD Kota Surabaya. Untuk calon DPD, empat besar peraih suara sah saat ini adalah AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, Kondang Kusumaning Ayu, Agus Rahardjo, dan Lia Istifhama. Data yang masuk berasal dari 5.120 TPS atau 63 persen TPS di Surabaya.

Untuk calon DPR, peraih suara sah sementara adalah PDI-P (19,6 persen), Partai Gerindra (18,8 persen), PSI (8,9 persen), Partai Golkar (8,8 persen), dan PKB (8,4 persen).

Namun data tersebut berasal dari 4.379 TPS atau cakupan 54 persen. Untuk calon anggota DPRD Jatim, saat ini PDI Perjuangan unggul 21,4 persen. Berikutnya Gerindra 17,4 persen, PKB 11,3 persen, PSI 9,8 persen, dan PKS 8,8 persen. Cakupan data sebesar 52 persen berasal dari TPS.

Pada hasil sementara DPRD Kota Surabaya, PDI Perjuangan saat ini unggul dengan 22,5 persen, Gerindra 15,2 persen, PKB 10 persen, PSI 9,6 persen, PKS 8,3 persen, dan Golkar 7,9 persen. Data berasal dari 4.083 TPS atau cakupan 50 persen dari 8.167 TPS.

Ketua Bawaslu Kota Surabaya Novli Bernado Thyssen mengatakan, PSU di ibu kota Jawa Timur itu berlangsung aman, lancar, dan tertib. Partisipasi pemilih rata-rata di atas 50 persen di nilai cukup baik.

Informasi Resmi Tahapan Pilkada 2024 dari KPU, Cek di Sini

Tahapan Pilkada 2024 – Agenda Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 masih terus berjalan. Proses penghitungan suara masih dilakukan untuk mengetahui hasil pemilu 2024. Setelah pemilu, diadakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah. Berikut informasi jadwal dan tahapan Pilkada 2024.

Daftar Tahapan Pilkada 2024

Tahapan penyelenggaraan Pilkada 2024 tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.

Tahapan Pilkada terdiri dari tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Berikut daftar tahapan Pilkada 2024.

Tahap Persiapan Pilkada 2024

Perencanaan Program dan Anggaran: Jumat lalu, 26 Januari 2024
Penyusunan Peraturan Penyelenggaraan Pemilu: Senin Terakhir, 18 November 2024
Perencanaan Penyelenggaraan yang meliputi Penetapan Tata Cara dan Jadwal Tahapan Penyelenggaraan Pemilu: Senin Terakhir, 18 November 2024
Formasi PPK, PPS dan KPPS Pilkada 2024: Rabu, 17 April 2024 – Selasa, 5 November 2024
Pembentukan Panwaslu, Panwas Lapangan, dan Pengawas TPS: Sesuai jadwal yang ditetapkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)
Pemberitahuan dan Pendaftaran Pemantau Pemilu : Selasa, 27 Februari 2024 – Sabtu, 16 November 2024
Penyerahan Daftar Calon Pemilih: Rabu, 24 April 2024 – Jumat, 31 Mei 2024
Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih: Jumat, 31 Mei 2024 – Senin, 23 September 2024

Tahapan penyelenggaraan Pilkada 2024

Pemenuhan Persyaratan Dukungan Pasangan Bagi Calon Perorangan: Minggu, 5 Mei 2024 – Senin, 19 Agustus 2024
Pengumuman Pendaftaran Pasangan Calon: Sabtu, 24 Agustus 2024 – Senin, 26 Agustus 2024
Pendaftaran Pasangan Calon: Selasa, 27 Agustus 2024 – Kamis, 29 Agustus 2024
Kandidat Penelitian: Selasa, 27 Agustus 2024 – Sabtu, 21 September 2024
Penetapan Calon Calon : Selasa, 22 September 2024 – Sabtu, 22 September 2024
Pelaksanaan Kampanye: Rabu, 25 September 2024 – Sabtu, 23 November 2024
Voting: Rabu, 27 November 2024 – Rabu, 27 November 2024
Penghitungan Suara dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara: Rabu, 27 November 2024 – Senin, 16 Desember 2024
Penetapan Calon Terpilih: Paling lambat 3 hari setelah Mahkamah Konstitusi secara resmi memberitahukan permohonan yang terdaftar dalam Buku Pendaftaran Perkara Konstitusi (BRPK) kepada KPU.
Penyelesaian Pelanggaran dan Perselisihan Hasil Pemilu: Paling lambat 5 hari setelah salinan putusan, putusan pemberhentian, atau putusan Mahkamah Konstitusi diterima oleh KPU.
Usulan Pengesahan Pengangkatan Calon Terpilih: Paling lambat 3 hari setelah penetapan pasangan calon terpilih.

Siapa yang Terpilih dalam Pilkada?

Petunjuk teknis jadwal dan tahapan Pilkada ditetapkan berdasarkan keputusan KPU Provinsi untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan KPU Kabupaten/Kota untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota. Berikut instrumen yang dipilih saat pilkada.

  • Gubernur dan wakil gubernur provinsi
  • Bupati dan wakil bupati untuk wilayah tersebut
  • Walikota dan wakil walikota kota tersebut.